Rabu, 14 Desember 2016

Bahasa Inggris Bisnis 1

EXERCISE 1

1.    Part of Bussiness Letter

Main Part :
v Heading / letter head / return address
          1.       Logo of the company
          2.       Name
          3.       Address 
          4.       Another contact (Phone number, fax, email address, etc)
v Date
v Inside address

It contains thr full name of the person being written to.

v Salutation

It normally begind with the word “Dear” and always includes the person’s last name.

v Body of the letter
          1.       Opening paragraph
          2.       Focusing paragraph
          3.       Closing paragraph

v Complementary close

It is a short, polite closing followed by a comma.

v Signature

Four spaces below the close, type your full or bussiness name. In the space in-between, you will hand write your signature in ink. Use black or dark blue ink for your signature.

Special Part :


v The Reference

This consists of the word Ref followed by a colon (:) and specific information, often a serial or reference number. It is usually placed between the date and the inside address.


v Attention Line

When a letter is addressed to a company or organization rather than an individual, an attention line may be given to help in mail delivery.

v Subject Line

The subject line is used to immediately draw the reader’s attention to the subject of the letter.

v Enclosure

When something in enclosed with the letter, an enclosure line is usually typed.

v Copies to : (cc:)

When a copy of a letter is sent to another person, the letters cc followed by a colon (:) and the name of the person to whom the copy is being sent.

2.    Style of Bussiness Letter
  v  Full Block Style : The form of letters of writing it all starts from the edge of the left. This means that starting from the date of said cover until said attachment is written on the bottom of writing starting from the left.
  v  Block Style : Basically the same as the form of a letter full block of style, the difference lies in the placement date, closing greetings, institution name, the exact name and function name written on the right note.
  v  Semi Block Stuff : Letter writing and each new paragraph entered into. Letter to the shape of this widely used by companies.
  v  Idented Style : Writing the address on the letter is not flat or shaped like a staircase, and each new paragraph entered into.
  v  Hanging Idented Style : Each paragraph is written left aligned, while the next line to get inside.
      
      3.  Information gleaned from the letter of inquiry that is information about a company, such as         products or services offered, a job, or even other business information.

4.         Example inquiry letter:

Mikail Peter
Jl Malaka I
Jakarta 15670
Tel: 207 856 1199

March 1, 2012 

Human position Director
Kauffman Equipment, Inc.
Shangrilla 112
Jakarta

Dear Sir / Madam:
With reference to your advertisement in Today’s issues of Compass, I would like to apply for the resource of an Administration staff in your firm. Herewith I take the liberty of tendering my application as a candidate for the post you offered.
I am eighteen years old and have graduated from senior High School. I have a fair knowledge of office administration and I can speak English as well. I also used to take a computer course so that I can use the computer with accuracy and speed.
For you further information, I enclose a copy of my certificate, curriculum vitae, and a recent photograph.
I would be very grateful if you could give me an opportunity of an interview, I look forward to having yourresponse.

Yours faithfully,
Mpeter
Michael Peter


Selasa, 17 Mei 2016

Hak Kekayaan Intelektual (HKI)



Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Pengertian
Hak Atas Kekayaan Intelektual adalah hak eksklusif yang diberikan suatu hukum atau peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya. Menurut UU yang telah disahkan oleh DPR-RI pada tanggal 21 Maret 1997, HaKI adalah hak-hak secara hukum yang berhubungan dengan permasalahan hasil penemuan dan kreativitas seseorang atau beberapa orang yang berhubungan dengan perlindungan permasalahan reputasi dalam bidang komersial (commercial reputation) dan tindakan / jasa dalam bidang komersial (goodwill).
Dengan begitu obyek utama dari HaKI adalah karya, ciptaan, hasil buah pikiran, atau intelektualita manusia. Kata “intelektual” tercermin bahwa obyek kekayaan intelektual tersebut adalah kecerdasan, daya pikir, atau produk pemikiran manusia (the Creations of the Human Mind) (WIPO, 1988:3). Setiap manusia memiliki memiliki hak untuk melindungi atas karya hasil cipta, rasa dan karsa setiap individu maupun kelompok.
Kita perlu memahami HaKI untuk menimbulkan kesadaran akan pentingnya daya kreasi dan inovasi intelektual sebagai kemampuan yang perlu diraih oleh setiap manusia, siapa saja yang ingin maju sebagai faktor pembentuk kemampuan daya saing dalam penciptaan Inovasi-inovasi yang kreatif.
Prinsip-prinsip Hak Kekayaan Intelektual
Prinsip-prinsip Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) adalah sebagai berikut :

  • Prinsip Ekonomi

Dalam prinsip ekonomi, hak intelektual berasal dari kegiatan kreatif dari daya pikir manusia yang memiliki manfaat serta nilai ekonomi yang akan member keuntungan kepada pemilik hak cipta.
  • Prinsip Keadilan
Prinsip keadilan merupakan suatu perlindungan hukum bagi pemilik suatu hasil dari  kemampuan intelektual, sehingga memiliki kekuasaan dalam penggunaan hak atas kekayaan intelektual terhadap karyanya.
  •  Prinsip Kebudayaan
Prinsip kebudayaan merupakan pengembangan dari ilmu pengetahuan, sastra dan seni guna meningkatkan taraf kehidupan serta akan memberikan keuntungan bagi masyarakat, bangsa dan Negara.
  • Prinsip Sosial
Prinsip sosial mengatur kepentingan manusia sebagai warga Negara, sehingga hak yang telah diberikan oleh hukum atas suatu karya merupakan satu kesatuan yang diberikan perlindungan berdasarkan keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat/ lingkungan.

 Dasar Hukum Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia
Dalam penetapan HaKI tentu berdasarkan hukum-hukum yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dasar-dasar hukum tersebut antara lain adalah :

  • Undang-undang Nomor 7/1994 tentang Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (WTO)
  • Undang-undang Nomor 10/1995 tentang Kepabeanan
  • Undang-undang Nomor 12/1997 tentang Hak Cipta
  • Undang-undang Nomor 14/1997 tentang Merek
  • Undang-undang Nomor 13/1997 tentang Hak Paten
  • Keputusan Presiden RI No. 15/1997 tentang Pengesahan Paris Convention for the Protection of   Industrial Property dan Convention Establishing the World Intellectual Property Organization
  • Keputusan Presiden RI No. 17/1997 tentang Pengesahan Trademark Law Treaty
  • Keputusan Presiden RI No. 18/1997 tentang Pengesahan Berne Convention for the Protection of Literary and Artistic Works
  • Keputusan Presiden RI No. 19/1997 tentang Pengesahan WIPO Copyrights Treaty
Berdasarkan peraturan-peraturan tersebut maka Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dapat dilaksanakan. Maka setiap individu/kelompok/organisasi yang memiliki hak atas pemikiran-pemikiran kreatif mereka atas suatu karya atau produk dapat diperoleh dengan mendaftarkannya ke pihak yang melaksanakan, dalam hal ini merupakan  tugas dari Direktorat Jenderal Hak-hak Atas Kekayaan Intelektual, Departemen Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia.

Klasifikasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
Secara umum Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) terbagi dalam dua kategori, yaitu :
  1. Hak Cipta
  2. Hak Kekayaan Industri, yang meliputi :
    1. Hak Paten
    2. Hak Merek
    3. Hak Desain Industri
    4. Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu
    5. Hak Rahasia Dagang
    6. Hak Indikasi
Dalam tulisan ini, penulis hanya akan membahas Hak Cipta, Hak Paten, dan Hak Merek.
  • Hak Cipta
Hak Cipta adalah Hak khusus bagi pencipta untuk mengumumkan ciptaannya atau memperbanyak ciptaannya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19/2002 Pasal 1 ayat 1 mengenai Hak Cipta :
Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hak cipta termasuk kedalam benda immateriil, yang dimaksud dengan hak milik immateriil adalah hak milik yang objek haknya adalah benda tidak berwujud (benda tidak bertubuh). Sehingga dalam hal ini bukan fisik suatu benda atau barang yang di hak ciptakan, namun apa yang terkandung di dalamnya yang memiliki hak cipta. Contoh dari hak cipta tersebut adalah hak cipta dalam penerbitan buku berjudul “Manusia Setengah Salmon”. Dalam hak cipta, bukan bukunya yang diberikan hak cipta, namun Judul serta isi didalam buku tersebutlah yang di hak ciptakan oleh penulis maupun penerbit buku tersebut. Dengan begitu yang menjadi objek dalam hak cipta merupakan ciptaan sang pencipta yaitu setiap hasil karya dalam bentuk yang khas dan menunjukkan keasliannya dalam ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Dasar hukum Undang-undang yang mengatur hak cipta antara lain :
  • UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta
  • UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1982 Nomor 15)
  • UU Nomor 7 Tahun 1987 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1987 Nomor 42)
  • UU Nomor 12 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 1987 (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 29)

  •  Hak Kekayaan Industri
Hak kekayaan industri adalah hak yang mengatur segala sesuatu milik perindustrian, terutama yang mengatur perlindungan hukum. Hak kekayaan industri sangat penting untuk didaftarkan oleh perusahaan-perusahaan karena hal ini sangat berguna untuk melindungi kegiatan industri perusahaan dari hal-hal yang sifatnya menghancurkan seperti plagiatisme. Dengan di legalkan suatu industri dengan produk yang dihasilkan dengan begitu industri lain tidak bisa semudahnya untuk membuat produk yang sejenis/ benar-benar mirip dengan mudah. Dalam hak kekayaan industri salah satunya meliputi hak paten dan hak merek.

  • Hak Paten
Menurut Undang-undang Nomor 14/2001 pasal 1 ayat 1, Hak Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil penemuannya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu dalam melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau dengan membuat persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Paten hanya diberikan negara kepada penemu yang telah menemukan suatu penemuan (baru) di bidang teknologi. Yang dimaksud dengan penemuan adalah kegiatan pemecahan masalah tertentu di bidang teknologi, hal yang  dimaksud berupa proses, hasil produksi, penyempurnaan dan pengembangan proses, serta penyempurnaan dan pengembangan hasil produksi.
Perlindungan hak paten dapat diberikan untuk jangka waktu 20 tahun terhitung dari filling date. Undang-undang yang mengatur hak paten antara lain :
  • UU Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 1989 Nomor 39)
  • UU Nomor 13 Tahun 1997 tentang Perubahan UU Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 30)
  • UU Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 109). 


  • Hak Merek
Berdasarkan Undang-undang Nomor 15/2001 pasal 1 ayat 1, hak merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. Merek merupakan tanda yang digunakan untuk membedakan produk/jasa tertentu dengan produk/jasa yang sejenis sehingga memiliki nilai jual dari pemberian merek tersebut. Dengan adanya pembeda dalam setiap produk/jasa sejenis yang ditawarkan, maka para costumer tentu dapat memilih produk.jasa merek apa yang akan digunakan sesuai dengan kualitas dari masing-masing produk/jasa tersebut. Merek memiliki beberapa istilah, antara lain :
  •   Merek Dagang
Merek dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.
  • Merek Jasa
Merek jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.
  • Merek Kolektif
Merek Kolektif adalah merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang atau jasa sejenis lainnya.
Selain itu terdapat pula hak atas merek, yaitu hak khusus yang diberikan negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu, menggunakan sendiri merek tersebut atau memberi izin kepada seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk menggunakannya. Dengan terdaftarnya suatu merek, maka sudah dipatenkan bahwa nama merek yang sama dari produk/jasa lain tidak dapat digunakan dan harus mengganti nama mereknya. Bagi pelanggaran pasal 1 tersebut, maka pemilik merek dapat mengajukan gugatan kepada pelanggar melalui Badan Hukum atas penggunaan nama merek yang memiliki kesamaan tanpa izin, gugatan dapat berupa ganti rugi dan penghentian pemakaian nama tersebut.
Selain itu pelanggaran juga dapat berujung pada pidana yang tertuang pada bab V pasal 12, yaitu setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan merek yang sama secara keseluruhan dengan merek terdaftar milik orang lain atau badan hukum lain, untuk barang atau jasa sejenis yang diproduksi dan diperdagangkan, dipidana penjara paling lama tujuh tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,-
Oleh karena itu, ada baiknya jika merek suatu barang/jasa untuk di hak patenkan sehingga pemilik ide atau pemikiran inovasi mengenai suatu hasil penentuan dan kreatifitas dalam pemberian nama merek suatu produk/jasa untuk dihargai dengan semestinya dengan memberikan hak merek kepada pemilik baik individu maupun kelompok organisasi (perusahaan/industri) agar dapat tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan perekonomiannya dengan tanpa ada rasa was-was terhadap pencurian nama merek dagang/jasa tersebut.


Undang-undang yang mengatur mengenai hak merek antara lain :
  • UU Nomor 19 Tahun 1992 tentang Merek (Lembaran Negara RI Tahun 1992 Nomor 81)
  • UU Nomor 14 Tahun 1997 tentang Perubahan UU Nomor 19 Tahun 1992 tentang Merek (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 31)
  • UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek (Lembaran Negara RI Tahun 2001 Nomor 110)
Dalam pembahasan ini, dapat disimpulkan bahwa HaKI adalah bagian penting dalam penghargaan dalam suatu karya dalam ilmu pengetahuan, sastra maupun seni dengan menghargai hasil karya pencipta inovasi-inovasi tersebut agar dapat diterima dan tidak dijadikan suatu hal untuk menjatuhkan hasil karya seseorang serta berguna dalam pembentukan citra dalam suatu perusahaan atau industri dalam melaksanakan kegiatan perekonomian.


Sumber :
·         zaki-math.web.ugm.ac.id/matematika/etika_profesi/HAKI_09.ppt
·         puslit.petra.ac.id/journals/pdf.php?PublishedID=DKV02040203
·         http://www.kemenperin.go.id/

Kamis, 14 April 2016

SEJARAH & PROFIL JUVENTUS FC.



Juventus adalah legenda olahraga sepakbola. Pada November 1897, sekelompok pemuda di Liceo D’Azeglio hendak bermain bola di taman Piazza d’Armi yang biasa dijadikan arena lari dan pacuan kuda. Duduk di bangku cadangan Piazza d’Armi, ide itu muncul: mendirikan klub olahraga yang berkonsentrasi pada sepakbola.
Nama Juventus tidak langsung disandang klub ini. Bermula dari "Societa Via Port", kemudian "Societa sportive Massimo D’Azeglio", dan yang terakhir "Sport Club Juventus". Nama tersebut mampu menarik hati para pendiri sehingga mereka pun sepakat menggunakannya.
Juventus berbasis di Turin, Piedmont, Italia. Klub ini telah mengarungi beragam sejarah manis dan merupakan klub tersukses dalam sejarah Liga Italia Seri-A. Tidak main-main, 28 gelar juara ada di tangan, dan menempatkannya sebagai klub terbaik Italia abad ke-20.
1.    SEJARAH JUVENTUS
Pada 1897, Juventus mulai diperhitungkan, meskipun dalam laga pertama melawan Torino FC, mereka menjadi bulan-bulanan. Rupanya, bukan angka gol yang menarik pemerhati bola saat itu, namun skill individu yang terbilang lumayan, bahkan menangguk pujian lawan. Pujian tersebut memicu semangat berlatih lebih baik. Pada 1900, Juventus ambil bagian di liga profesional, dan mencapai final di musim kompetisi 1903 dan 1904.
Sukses pertama digenggam pada 1905 saat secara ajaib Juventus menjuarai grup Piedmont, mengandaskan Milan dan menahan seri Genoa. Maka, Federasi Sepakbola Italia tak memiliki alasan untuk tidak menganugerahkan pelat juara. Sukses kedua hampir diraih kalau saja Juventus tidak memutuskan walk-out dari partai final kompetisi 1906 melawan AC Milan.
Pasca 1906 merupakan tahun-tahun sulit. Diawali keputusan Chairman Dick dan beberapa pemain andalan meninggalkan klub, diperparah kehadiran tim tangguh Pro Vercelli dan Casale yang bergantian merebut posisi puncak. Pada 1915, Italia terlibat Perang Dunia I, berimbas pada penundaan kompetisi. Tak hanya itu, beberapa pemain dan ofisial yang turut terjun dalam perang, sebagian gugur atau hilang tak tahu rimbanya.
Juventus baru meraih momentum kembali pada 1920 saat membungkam Genoa di final Grup Utara, walaupun gagal mencicipi gelar juara yang jatuh ke tangan Inter Milan. Edoardo Agnelli, pemilik FIAT, mengambil alih Juventus pada 1923. Ia membangun stadion untuk markas Juventus dan menyuntikkan semangat baru yang mengantarkannya meraih scudetto kedua pada 1925, menekuk klub Alba Roma dengan agregat 12-1.
– Tahun berdiri: 1897
– Markas: Stadion Comunale, Turin (kapasitas 27.994 orang)
– Julukan: Bianconeri, The Old Lady
– Warna kaos: hitam dan putih
– Pencetak gol terbanyak sepanjang masa: Alessandro Del Piero
– Juara Seri A: sebanyak 28 kali yaitu pada tahun 1905, 1925-1926, 1930-1931, 1931-32, 1932-1933, 1933-34, 1934-35, 1949-1950, 1951-1952, 1957-58, 1959 -60, 1960-61, 1966-1967, 1971-1972, 1972-73, 1974-75, 1976-1977, 1977-78, 1980-81, 1981-82, 1983-84, 1985-86, 1994-1995 , 1996-97, 1997-98, 2001-02, 2002-03, 2011-12
– Juara Coppa Italia: sebanyak 9 kali yaitu pada tahun 1937-38 1941-42, 1958-59, 1959-1960, 1964-65, 1978-79, 1982-83, 1989-90, 1994-1995
– Juara Liga Champions: sebanyak 2 kali yaitu pada tahun 1984-85, 1995-1996
– Juara Piala Winners: sebanyak 1 kali yaitu pada tahun 1983-1984
– Juara Piala UEFA/Liga Europa): sebanyak 3 kali yaitu pada tahun 1976-1977, 1989-1990; 1992-1993
– Juara Piala Interkontinental: sebanyak 2 kali yaitu pada tahun 1985, 1996
– Juara Piala Super Eropa: sebanyak 2 kali yaitu pada tahun 1984, 1996
2.    11 PEMAIN TERBAIK JUVENTUS
Berikut ini adalah deretan punggawa-punggawa Juventus yang berhasil menghadirkan trofi bagi Juventus :
1. Antonio Conte
layak dikedepankan sebagai sosok utama dalam Scudetto ke-28 Juventus. Sosok yang diangkat sebagai pelatih Juventus di awal musim 2011/2012 langsung menghadirkan trofi Serie A di tahun perdananya. Pria kelahiran Lecce, 31 Juli 1969 ini merupakan eks punggawa Juventus dalam kurun waktu 1991 hingga 2004. Sewaktu memperkuat Juventus, Conte menjadi sosok gelandang tangguh dan dianggap sebagai salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang sejarah Bianconeri. Sehingga, tidak heran Conte diangkat sebagai kapten tim sebelum akhirnya ban kapten diberikan kepada Del Piero. Saat Del Piero mengalami cedera panjang selama musim 1998-1999, ban kapten kembali melingkar di tangan Conte dan membawa Juventus ke semifinal Liga Champions. Ban kapten tetap melingkar di tangan Conte hingga musim 2001/2002. Pemiliki 419 caps dan 44 gol sepanjang karirnya di Juventus tersebut pun sempat membawa Juventus ke partai puncak Liga Champions 2002/2003 sebelum akhirnya kandas oleh AC Milan melalui adu penalti. Sepanjang karirnya bersama Juventus, Conte telah mempersembahkan lima gelar Serie A (1995,1997.1998,2002,2003), satu gelar Liga Champions (1996), satu Piala Uefa (1993), serta satu Piala Intertoto (1999).

2. John Hansen
menjadi punggawa Juventus dalam rentang 1948 hingga 1954. Eks striker asal Denmark ini mencetak 124 gol dalam 187 pertandingan sepanjang karirnya di Juventus. Selama di Juventus, Hansen pun sempat menorehkan namanya sebagai Capocannoniere Serie A musim 1951/1952 dengan raihan 30 gol. Eks pemain yang awalnya hampir bergabung dengan rival sekota Juventus, Torino tersebut melegenda berkat duet maut dengan kompatriotnya asal Denmark, Karl Aage Praest. Keran gol eks pemain berperawakan tinggi tersebut mengalir deras berkat sodoran umpan-umpan Praest yang bermain di sektor sayap. Duet Denmark tersebut pun berhasil menghantarkan Juventus sebagai juara Serie A musim 1949/1950. Hansen sendiri pun mencetak 28 gol dalam 37 pertandingan. Di musim berikutnya, Juventus menghadirkan sosok Denmark lainnya, Karl Aage Hansen. Berkat kerjasama Hansen bersama dua kompatriotnya tersebut, Bianconeri berhasil merebut gelar scudetto pada musim 1951/1952. John Hansen pun dianugerahi gelar capocannoniere musim tersebut dengan gelontoran 30 gol. Sepanjang enam tahun karirnya di Juventus, Hansen telah mengoleksi 124 gol dari 87 pertandingan.
3. Paolo Montero
dikenang sebagai benteng pertahanan Juventus pada 1996 hingga 2005. Selain dikenal sebagai sosok bek tangguh, pria asal Uruguay tersebut juga dikenal sebagai sosok pemain yang tenang saat mengawal jantung pertahanan. Eks pemain yang fasih bermain di sentral dan kiri pertahanan tersebut juga dikenal sebagai pemain langganan kartu merah akibat dari gaya bermainnya yang cenderung keras. Eks pemain yang mengakhiri karirnya bersama klub Uruguay, Penarol pada 2007 itu merupakan pemain yang menerima kartu merah terbanyak di Serie A. Namun, eks pemain yang didatangkan Juventus dari Atalanta tersebut berhasil menghadirkan empat scudetti (1997, 1998, 2002, 2003), dua gelar Coppa Italia (2002 dan 2004), tiga gelar Super Coppa Italia (1997, 2002, 2003), Piala Super Erropa (1996), Piala Interkontinental (1996), serta satu Piala Intertoto (1999).
4. Pavel Nedved
didatangkan Juventus dari Lazio pada bursa transfer musim panas 2001 untuk menggantikan Zinedine Zidane yang dilepas Juventus ke Real Madrid. Sosok asal Republik Ceko tersebut pun menjawab keraguan publik Delle Alpi. Eks pemain kelahiran 30 Agustus 1972 tersebut menghadirkan trofi scudetto di musim debutnya bersama La Vecchia Signora. Semusim berselang, 2002/2003, eks pemain yang dijuluki Furia Cieca oleh tifosi Juventus tersebut kembali menghadirkan scudetti kedua di tahun keduanya di Delle Alpi. Pada tahun yang sama, Nedved juga berhasil membawa Juventus ke final Liga Champions di Old Trafford. Nedved sendiri tidak bermain di babak final akibat akumulasi kartu kuning. Meskipun gagal membawa Juventus meraih trofi Liga Champions, Nedved dinobatkan sebagai Pesepakbola Eropa Terbaik 2003. Selain trofi scudetto (2001/2002 dan 2002/2003), Sosok yang tetap bertahan di skuad Bianconeri meskipun terdegradasi ke Serie B tersebut juga menghadirkan trofi Super Coppa Italia di tahun yang sama. Nedved kemudian mengundurkan diri dari kancah sepak bola pada akhir musim 2008/2009. Eks pemain yang mengoleksi 247 caps dan 50 gol bersama sepanjang karirnya bersama Juventus tersebut pun kini bergabung dalam jajaran manajemen Juventus.
5. Gianluca Pessoto
bergabung dengan Juventus pada 1995. Kehadiran Pessoto membantu Juventus menghadirkan sebutan tim dengan pertahanan terkuat. Selama 12 tahun karirnya di Juventus (1995-2006), eks bek tangguh itu telah mengoleksi 250 caps dan dua gol. Sepanjang karirnya, eks pemain kelahiran 11 Agustus 1970 itu telah menyumbangkan 4 scudetti (1997, 1998, 2002, 2003), 1 Coppa Italia (1995), 4 Super Coppa Italia (1995, 1997, 2002, 2003), Liga Champions (1996), Piala Super Eropa (1996), Piala Interkontinental (1996), serta Piala Intertoto (1999).
6. Gianluigi Buffon
tidak diragukan lagi menjadi calon legenda Juventus. Pemain yang mengawali karirnya bersama Parma tersebut berkembang menjadi salah satu kiper terbaik di dunia saat ini. Terakhir, kiper yang dianugerahi gelar Kiper Terbaik Serie A delapan kali tersebut berhasil membawa Juventus meraih scudetto 2011/2012. Sejak didatangkan Juventus dari Parma pada 2001, Buffon menjadi sosok yang tak tergantikan di bawah mistar gawang Juventus. Pemain yang mendapat julukan Superman tersebut telah menghadirkan tiga scudetti bagi Juventus (2002, 2003, 2012), belum termasuk 2 scudetti yang dicabut. Buffon pun bersama Alessandro Del Piero, David Trezeguet dan Pavel Nedved pun tetap setia di Delle Alpi ketika Juventus didegradasi ke Serie B. Hingga saat ini, kiper yang membawa Italia menjadi juara Piala Dunia 2006 tersebut telah mengantungi 324 caps bersama Juventus.
7. Alessandro Del Piero
tak pelak telah menjadi ikon Juventus sejak bergabung pada 1993. Del Piero layak menjadi legenda Juventus setelah mencetak 207 gol dari 512 penampilan bersama La Vecchia Signora di Serie A. Namanya pun termasuk ke dalam 125 pemain terbaik di dunia versi Pele. Pemain yang biasa berposisi sebagai penyerang dan penyerang lubang tersebut telah menyumbangkan 6 Scudetti bagi Bianconeri (1995, 1997, 1998, 2002, 2003, 2012), 2 gelar lainnya dicabut akibat skandal calciopolli. Selain itu, pememgang rekor gol Juventus (289 gol) tersebut telah menyumbangkan 4 Super Coppa Italia, 1 Coppa Italia, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, 1 Piala Intertoto, dan 1 Piala Interkontinental. Del Piero pun tercatat sebagai pemain yang paling banyak membela Juventus di berbagai kompetisi dengan 700 penampilan. Gelar Scudetto 2012 pun nampaknya akan menjadi sumbangan gelar terakhir Del Piero untuk Juventus setelah kontraknya yang berakhir musim ini tidak diperpanjang oleh pihak Juventus.
8. Ciro Ferrara
merupakan salah satu bek terbaik yang pernah bermain untuk Juventus. Sosok yang sempat melatih Juventus pada musim 2010/2011 tersebut merupakan salah satu pilar penting Juventus di dekade 90-an. Ferrara mengawali karir sepak bolanya bersama Napoli. Sepuluh musim bersama Napoli, Ferrara kemudian hijrah ke Juventus pada 1994. Total 40 penampilan dan satu gol dicapai Ferrara di musim perdananya bersama Juventus. Ferrara pun pernah tercacat sebagai kapten Juventus pada rentang 1995 hingga 1996. Sosok kelahiran 11 Februari 1967 ini kemudian berhasil menghadirkan 6 scudetti bagi Juventus, selain 1 Coppa Italia, 2 Supercoppa Italia, Liga Champions, Piala Uefa, Piala Interkontinental, dan Piala Super Eropa. Deretan prestasi tersebut pun membuatnya dianggap sebagai salah satu bek terbaik di dunia pada eranya. Ferrara kemudian pensiun dari sepak bola sebagai pemain Juventus pada tahun 2005. Bersama Juventus, Ferrara telah melakoni 253 caps dan 15 gol di Serie A.
9. Michel Platini
merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia sepanjang sejarah. Bergabung bersama Juventus pada 1982, Platini berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik di masa itu. Legenda asal Perancis tersebut pun dua kali dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or pada 1984 dan 1985, pemain pertama yang melakukannya sejak penghargaan tresebut pertama kali diberikan pada 1982. Wajar, selama 5 musim memperkuat Bianconeri, Platini telah menghadirkan 2 Scudetti (1984, 1986), Coppa Italia (1983), Piala Winner (1984), Piala Interkontinental (1985), Piala Super Eropa (1984). Platini sendiri kemudian pensiun sebagai pemain sepak bola bersama Juventus pada 1987. Bersama Juventus di Serie A, Platini telah mencicipi 147 caps dan 68 gol.
10. Dino Zoff
tak terlepaskan dari sejarah Juventus. Kiper peringkat tiga terbaik abad ke-20 versi IFFHS ini meraih 6 scudetti bersama Juventus (1973, 1975, 1977, 1978, 1981, 1982), 2 Coppa italia (1979, 1983), serta satu Piala UEFA (1977). Zoff pun pernah tercatat sebagai pemain tertua dan terbanyak tampil di Serie A (570 pertandingan) sebelum akhirnya rekor tersebut dipecahkan oleh Marco Ballota dan Paolo Maldini. Zoff memperkuat Juventus pada rentang 1972 hingga pnsiun pada 1983 dengan 330 penampilan di Serie A.

11. Alessio Tacchinardi
merupakan salah satu gelandang bertahan yang pernah dimiliki oleh Juventus. Bersama Juventus, Tacchinardi telah meraih 17 trofi. Tacchinardi bahkan termasuk ke dalam 50 pemain Juventus yang namanya dibadikan di stadion baru Juventus, The Juventus Stadium. Sepanjang karirnya di Juventus, Tacchinardi meraih 5 Scudetti, 1 Piala Italia, 4 Piala Super Italia, 1 Piala Interkontinental, 1 Liga Champions, 1 Piala Intertoto, serta 1 Piala Super Eropa.
 
3.   PROFIL JUVENTUS STADIUM
Stadion Juventus (sebelumnya dikenal dengan nama Juventus Arena) adalah sebuah nama stadion sepak bola di Torino, Piemonte yang menjadi stadion tuan rumah untuk pertandingan klub sepak bola Juventus. Stadion ini resmi dibuka pada 8 September 2011 dan memiliki kapasitas 41.000 penonton.
Stadion ini dibangun di atas lahan bekas Stadion Delle Alpi. Beberapa perbedaan antara stadion sebelumnya dengan stadion yang baru ini, antara lain jarak tribun yang sangat dekat dengan lapangan, yaitu sekitar 7,5 meter. Sementara jarak grandstand utama stadion ini berjarak sekitar 49 meter dari lapangan. Stadion Juventus ini mengambil model dari stadion-stadion di Inggris.
Stadion kandang Juventus sebelumnya yaitu Stadion Delle Alpi dipakai pada tahun 1990 untuk menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 1990. Kepindahan klub ke Delle Alpi dari stadion sebelumnya yaitu Stadion Comunale dianggap kontroversial pada saat itu. Kepindahan Juventus ke Delle Alpi juga dipenuhi kritik karena jarak pandang dari tribun penonton ke lapangan dianggap terlalu jauh dan menyulitkan bagi penonton yang datang sehingga menjadikan Juventus saat itu justru lebih banyak yang menontonnya dari siaran langsung televisi. Kapasitas Delle Alpi adalah 67.000 kursi tetapi hanya setengahnya saja yang kerap terisi setiap Juventus bermain di sana.[4] Juventus kemudian membeli Delle Alpi dari Pemerintah Daerah Torino pada tahun 2003.
Juventus kemudian pindah dari stadion yang tidak populer tersebut pada tahun 2006 dan mulai berencana untuk membangun tempat yang lebih menyenangkan bagi pemain dan penggemar. Saat itu, mereka berbagi Stadion Olimpiade Torino yang baru direnovasi dengan klub sekota Torino F.C., yang juga kurang populer karena kapasitasnya yang kecil.
Pada November 2008, klub mengumumkan rencana untuk membangun stadion berkapasitas 41.000 penonton di bekas lokasi Stadion Delle Alpi. Stadion baru tersebut dibangun dengan biaya €100 juta (£90 juta) dan diputuskan bahwa lintasan atletik yang menjadi ikon Delle Alpi akan dihapuskan dan akan membuat stadion yang mirip dengan stadion sepak bola di Inggris. Juventus menjadi klub Italia pertama yang membangun dan memiliki stadion sendiri.
Upacara pembukaan stadion diadakan pada tanggal 8 September 2011, dengan pertandingan eksibisi sejarah melawan Notts County, sebuah tim sepak bola dari Nottingham, Inggris. Pertandingan berakhir 1–1 dengan gol dari Luca Toni dan Lee Hughes pada babak kedua. Sebagai tanda terima kasih, Notts County kemudian mengundang Juventus untuk bertanding kembali di Meadow Lane pada tahun 2012 untuk merayakan ulang tahun ke-150 klub tersebut.
Pertandingan resmi perdana Juventus di stadion ini adalah pada laga pembuka musim Serie A 2011-12 tanggal 11 September 2011 melawan Parma. Stephan Lichtsteiner mencetak gol resmi pertama Juventus di stadion ini pada menit ke-17. Juventus memenangi pertandingan ini dengan skor 4–1.
Jumlah penonton terbanyak yang datang ke Juventus Stadium tercatat mencapai angka 40.045 pada tanggal 20 Maret 2012 untuk pertandingan Piala Italia melawan AC Milan yang berakhir 2–2 dengan kemenangan agregat 3–2 untuk Juventus. Sementara, jumlah penonton terbanyak yang menghadiri pertandingan Serie A adalah 38.686 yang tercatat pada 22 April 2012 saat Juventus melawan AS Roma. Juventus memenangkan pertandingan tersebut dengan skor dominan 4–0.

 4.    Daftar Nama Pemain Skuad Juventus Terbaru 2015-2016
Tidak ada yang menyangkal kalau Si Nyonya Tua adalah klub Serie terbaik saat ini dan sulit untuk ditaklukkan oleh klub-klub sesama Liga Italia untuk urusan merebut Scudetto. Hal tersebut sudah terlihat jelas pada kompetisi beberapa edisi terakhir.
Sebagai klub jawara, klub unggulan dan juga klub besar yang kaya raya dibuktikan kepemilikan stadion sendiri, tak heran kalau tim asal kota Turin ini selalu berupaya untuk membeli pemain bintang. Akan tetapi ancaman pembajakan pemain oleh klub lain juga tak sedikit, salah satu pemainnya yang diburu banyak klub besar adalah Paul Pogba dan sudah resmi pindah ke Bayern Munchen adalah Arturo Vidal. Padahal pemain ini juga sangat vital kontribusinya pada tim di sektor gelandang serang. Bersama Pogba, ia mengantar Juve ke final Liga Champions musim lalu dan merebut Scudetto di bawah tangan dingin Massimiliano Allegri.
Dominasi pemain Itali dalam skuad Juventus terbaru 2015-2016 masih cukup terasa walau banyak pemain asing dari negara lain yang punya nama besar juga ikut dikontrak sejak beberapa musim lalu. Nama besar Gigi Buffon masih ada dalam daftar, ada pula Evra dan Khedira. Sayangnya Carlos Tevez sudah dijual ke klub lain yaitu dibeli oleh klub asal negaranya, Boca Juniors yang merupakan salah satu klub terbaik di Argentina.
Kiper Juventus
Gianluigi Buffon (Italia) 37 tahun
Rubinho (Brasil) 33 tahun
Emil Audero (Italia) 18 tahun
Neto (Brasil) 26 tahun
Bek Juventus
Andrea Barzagli (Italia) 34 tahun
Hordur Magnusson (Islandia) 22 tahun
Leonardo Bonucci (Italia) 28 tahun
Martin Caceres (Uruguay) 28 tahun
Giorgio Chiellini (Italia) 30 tahun
Paolo De Ceglie (Italia) 28 tahun
Patrick Evra (Perancis) 34 tahun
Stephan Lichtsteiner (Swiss) 31 tahun
Giulio Parodi (Italia) 17 tahun
Filippo Romagna (Italia) 18 tahun
Daniele Rugani (Italia) 21 tahun
Gelandang Juventus
Kwadwo Asamoah (Ghana) 26 tahun
Mauricio Isla (Chili) 27 tahun
Sami Khedira (Jerman) 28 tahun
Roman Macek (Republik Ceko) 18 tahun
Claudio Marchisio (Italia) 29 tahun
Simone Padoin (Italia) 31 tahun
Roberto Pereyra (Argentina) 24 tahun
Paul Pogba (Perancis) 22 tahun
Stefano Sturaro (Italia) 22 tahun
Andres Tello (Kolombia) 18 tahun
Guido Vadala (Argentina) 18 tahun
Mattia Vitale (Italia) 17 tahun
Penyerang / Striker Juventus
Alberto Cerri (Italia) 19 tahun
Luca Clemenza (Italia) 18 tahun
Kingsley Coman (Perancis) 19 tahun
Paulo Dybala (Argentina) 21 tahun
Mario Mandzukic (Kroasia) 29 tahun
Alvaro Morata (Spanyol) 22 tahun
Simone Zaza (Italia) 24 tahun
  
5.    PROFIL PELATIH JUVENTUS 2014 - .... (MASSIMILIANO ALLEGRI)
Massimiliano Allegri (lahir 11 Agustus 1967; umur 48 tahun) adalah seorang manajer dan mantan pemain sepak bola Italia. Saat ini ia melatih di Juventus FC. Sebelumnya ia adalah pelatih kepala klub Serie A, Milan hingga Januari 2014. Pada musim 2010–11, Allegri membawa tim asuhannya Milan memenangkan trofi liga Serie A pertamanya sejak terakhir kali tahun 2004.
Awal kariernya dihabiskan untuk bermain di liga yang lebih rendah, termasuk di klub kota kelahirannya Livorno, Allegri bergabung dengan Pescara pada tahun 1991. Pescara kemudian berhasil promosi ke Serie A pada tahun 1992. Allegri adalah seorang pemain yang luar biasa untuk Pescara di Serie A. Meskipun akhirnya timnya terdegradasi, namun Allegri mencetak 12 gol yang mengesankan dari lini tengah. Dia pindah ke Cagliari dan kemudian ke Perugia dan Napoli sebelum kembali ke Pescara. Ia juga sempat membela klub Pistoiese dan Aglianese sebelum akhirnya pensiun dari sepak bola aktif pada tahun 2003.
Dia dilarang bermain selama satu tahun pada tahun 2001 bersama dengan enam pemain Italia lainnya karena melakukan pengaturan pertandingan setelah pertandingan Coppa Italia pada tahun 2000. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) juga menghukum satu tahun Fabio Gallo, Sebastiano Siviglia, dan Luciano Zauri dari klub Serie A, Atalanta, dan Alfredo Aglietti dari klub Serie B, Pistoiese.

Prestasi

Manajer                                                                                 

Sassuolo
Milan
Juventus
REFRENSI: