14.2 ARUS MODAL MASUK
ARUS modal asing bisa
mendatangkan manfaat yang lebih besar ketimbang risikonya jika dikelola dengan
benar. Diperkirakan hingga akhir tahun ini arus modal asing yang masuk ke
Indonesia mencapai sekitar US$25 miliar.
"Indonesia belum memanfaatkan masuknya arus modal asing," Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Anggito Abimanyu, saat berbincang dengan wartawan, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (30/12).
Manfaat tersebut antara lain, penurunan biaya bunga APBN, sumber investasi swasta, pembiayaan Foreign Direct Investment (FDI) dan kedalaman pasar modal. Sementara risikonya adalah terjadinya pembalikan, tekanan penguatan rupiah dan gelembung ekonomi. "Tapi risiko itu tidak terjadi jika arus modal bisa dikelola dengan benar," kata Anggito.
Untuk itu, menurutnya, pemerintah perlu lebih aktif lagi untuk mendorong perusahaan swasta untuk masuk bursa lewat penawaran saham perdana (IPO) atau right issue. kemudian, memperbanyak penerbitan obligasi negara dengan berbagai macam seri dan jangka waktu.
"Indonesia belum memanfaatkan masuknya arus modal asing," Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Anggito Abimanyu, saat berbincang dengan wartawan, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (30/12).
Manfaat tersebut antara lain, penurunan biaya bunga APBN, sumber investasi swasta, pembiayaan Foreign Direct Investment (FDI) dan kedalaman pasar modal. Sementara risikonya adalah terjadinya pembalikan, tekanan penguatan rupiah dan gelembung ekonomi. "Tapi risiko itu tidak terjadi jika arus modal bisa dikelola dengan benar," kata Anggito.
Untuk itu, menurutnya, pemerintah perlu lebih aktif lagi untuk mendorong perusahaan swasta untuk masuk bursa lewat penawaran saham perdana (IPO) atau right issue. kemudian, memperbanyak penerbitan obligasi negara dengan berbagai macam seri dan jangka waktu.
REFERENSE
Tidak ada komentar:
Posting Komentar