Jumat, 01 Mei 2015

Pengertian Sistem Ekonomi dan Sistem Politik

1.2.  Pengertian Sistem Ekonomi dan Sistem Politik

Yang dimaksud sistem ekonomi adalah suatu cara untuk mengatur dan mengorganisasi segala aktivitas ekonomi dalam masyarakat baik yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip tertentu dalam rangka mencapai kemakmuran atau kesejahteraan.

Menurut Gilarso (1992:486) sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari.

Sedangan McEachern berpendapat bahwa sistem ekonomi dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi (what, how, dan for whom).

Sedangkan pengertian system politik menurut Robeth dahl merupakan pola yang tetap dari hubungan antara manusia serta melibatkan sesuatu yang luas dan berarti tentang kekuasaan, aturan-aturan dan kewenangan. Dan system politik menurut David Easton adalah interaksi yang diabstraksikan dari seluruh tingkah laku social sehingga nilai-nilai dialokasikan secara otoritati kepada masyarakat

Suatu system tidaklah berdiri sendiri, berkaitan dengan falsafah pandangan dan pola hidup masyarakatnya yang berpijak. Olehkarnanya bukanlah hal yang mengherankan apabila dalam suatu perjalanan atau penerapan system ekonomi dalam suatu negara akan berjalan mulus apabila lingkungan kelembagaannya mendukung. Didunia ini terdapat kecendrungan umum bahwa system ekonomi disebuah Negara “bergandengan tangan” dengan system politik di negara bersangkutan, idiologi ekonomi berjalan seiring dengan idiologi politik.
Sistem politik suatu Negara dikatakan bersifat khas, sehingga bisa dibedakan dari system ekonomi yang berlaku atau diterapkan dinegara lain berdasarkan beberapa sudut tinjauan seperti:
1.         System kepemilikan atau factor factor produksi
2.         Keleluasaan masyarakat saling berkompotensi satu sama lain
3.        Kadar perananpemerintah dan mengatur, mengarahkan, dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian pada umumnya.

Referensi:
Dasar Dasar Ilmu Politik Oleh Prof.Dr. Miriam Budiardjo.Penerbit PT. Gramedia, 1982, Jakarta.
http://anggawibisono-on-sharetask.blogspot.com/p/blog-page_3240.html?m=1

http://www.zonasiswa.com/2014/07/sistem-ekonomi-pengertian-macam-fungsi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar