10.3
Keterkaitan
Pertanian dengan Industri manufaktur
Kondisi
industry di Indonesia ketika diterpa krisis ekonomi menunjukan bahwa strategi
pengembangan industry yang selalu mengandalkan industi manufaktur ternyata
sangat rapuh. Di sisi lain tampak kebutuhan akan pengembangan industry
pertanian yang berbahan baku pertanian local semakin mendesak untuk ditangani
Industry
pertanian sebagaimana industry manufaktur lainnya mempunyai keterkaitan sangat
erat dengan berbagai komponen penyusunnya sehingga pendekatan secara
komprehensif sangat diperlukan saat penyediaan solusi permasalahan yang tepat
sasaran.
Perkembangan
indusri pertanian merupakan salah satu kegiatan ekonomi Indonesia yang memiliki
prospek cerah untuk menjadi tulang punggung pembangunan dengan landasan
idealism petanian yang kuat.Factor pendukung industry pertanian yang utama
adalah terdapatya sumber daya alam yang selalu dapat diperbarui dan
keterkaitannya dengan tingkat tekologi yang semakin maju.Factor kedua adalah
terdapatnya cukup banyak tenaga kerja yang kerja dengan latar belakang
pendidikan yang memadai.Industry pertanian merupakan kegiatan untuk mendapatkan
nilai tambah yang optimal dari bahan mentah hasil pertanian sehingga dapat
menjadi wahana peningkatan kemakmuran ekonomi masyarakat.Factor ketiga adalah
pasar domestic dan international yang selalu membutuhkan produk pertanian.
Pengkajian
pengembangan dan penerapan teknologi dengan melibatkan ilmu-ilmu kimia,
matematik, fisika, keteknikan dan biologi untuk konservesi tanah, memproduksi
hasil pertanian dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk sajian termasuk cara-cara
pengawetannya, yang mempunyai nilai tambah di dalam kualitas, nilai gizi dan
daya gunanya serta siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan industry, perdanganan
dan bahan konsumsi dengan mengadakan optimasi proses dan manajemen di dalam
system produksi hayati.
Salah satu penyebab krisis ekonomi adalah kesalahan industrialisasi yg
tidak berbasis pertanian.Hal ini terlihat bahwa laju pertumbuhan sector
pertanian (+) walaupu kecil, sedangkan industri manufaktur
(-). Jepang, Taiwan & Eropa dlm memajukan industri
manufaktur diawali dg revolusi sector pertanian.
Alasan sector pertanian harus kuat dlm proses industrialisasi:
·
Sektor pertanian
kuat; pangan terjamin, tidak ada lapar, dan kondisi social politik stabil
·
Sudut
Permintaan; Sektor pertanian kuat, pendapatan riil perkapita naik, permintaan
oleh petani thd produk industri manufaktur naik berarti industri manufaktur
berkembang &output industri menjadi input sektor pertanian
·
Sudut
Penawaran; permintaan produk pertanian sebagai bahan baku oleh
industri manufaktur.
·
Kelebihan output
siktor pertanian digunakan sebagai investasi sektor industri
manufaktur seperti industri kecil dipedesaan.
Kenyataan di Indonesia keterkaitan produksi sektor pertanian dam industri
manufaktur sangat lemah dan kedua sektor tersebut sangat bergantung kepada
barang impor.
Reference:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar