5.4 Faktor-faktor
Penentu Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Faktor
Penentu Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Distribusi Produk Domestik Bruto (PDB) menurut
sector atas dasar harga berlaku menunjukan peranan dan perubahan struktur
ekonomi dari tahun ke tahun dan tiga sector utama yaitu sektor pertanian,
industri pengolahan, dan perdagangan mempunyai peranan sebesar 55,9 persen pada
tahun 2006.
- Barang Modal
Agar ekonomi
dapar bertumbuh, stok barang modal harus ditambah dengan cara investasi. Untuk
meningkatkan investasi dengan cara menangani faktor-faktor yang mempengaruhi
investasi. Salah satu contohnya adalah tingkat Pengembakian yang diharapkan
karena, kemampuan perusahaan menentukan tingkat investasi yang diharapkan,
sangat dipengaruhi oleh kondisi internal dan eksternal masyarakat.
- Tenaga Kerja
Sampai saat
ini, khususnya di negara sedang berkembang (NSB), tenaga kerja (TK) masih
merupakan faktor produksi yang domain.Penambahan tenaga kerja umumnya sangat
berpengaruh terhadap peningkatan output. Untuk meningkatkan output secara
efisien, pilihan yang rasional adalah teknologi padat modal.
- Teknologi
Penggunaan
teknologi yang makin tinggi sangat memacu pertumbuhan ekonomi, jika hanya
dilihat dari peningkatan output.Memang sulit mengatasi mengatasi dualisme
dampak tekonologi.Babarapa ekonom telah mencoba mencari jalan bukan untuk
mengatasi, melainkan untuk mengurangi keterpisahan antara kesempatan kerja dan
tekonologi.Salah satu konsep yang diajukan adalah penggunakaam teknologi madia
atau tepat guna di NSB.Dengan penggunaan teknologi, manusia dapat memanfaatkan
secara optimalapa yang ada dalam diri dan lingkungannya. Bahkan kelebihan
penggunaan teknologi tepat guna adalah ditekannya pemborosan penggunaan SDA
atau energi dalam proses produksi.
- Uang
Dalam
perekonomian modern, uang memegang peran dan fungsi sentral. Uang akan sangat
memberi konstribusi bagi pertumbuhan ekonomi, selama penggunaanya sangat
efisien. Tingakat efisiensi peenggunaan uang juga sangat ditentukan oleh
tingkat efisiensi sistem perbankan.Bardasarkan pemikiran inilah pemerintah
Indonesia sejak 1983 membenasi sistem keuangan dengan memberikan sumbangan
terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebab dengan pembenahan tersebut proses alokasi
sumber daya keuangan sudah lebih baik dan efisien dibanding periode sebelum
tahun 1983.
- Manajemen
Manajemen
adalah peralatan yang sangat dibutuhkan untuk mengelola perekonomian modern,
terutama bagi perekonomian yang mengandalkan mekanisme pasar.Sistem manajemen
yang baik, terkadag jauh lebih berguna dibanding barang modal yang banyak, uang
yang berlimpah dan teknologi tinggi.
- Kewirausahaan (Enterpreneurship)
Para pengusaha
mempunyai perkiraan yang matang bahwa input yang dikombinasikannya akan
menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, atau menjadi barang
dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, atau menjadi barang dan jasa, yang akan
dibutuhkan masyarakat. Kemampuan mengkombinasikan input ini dapat disebut
sebagai kemampuan inovasi. Sejarah perkembangan perekonomian yang telah maju,
juga membuktikan betapa besarnya peranan para wirausahawan dalam memajukan
perekonomian.
- Informasi
Syarat agar
pasar berfungsi sebagai alat alokasi daya ekonomi yang efisien adalah adanya
informasi yang sempurna dan seimbang (perfect and simetric information).Kegagalan
pasar merupakan akibat tidak terpenuhinya asumsi ini.
Referensi:
Rahardja
Pratama, MandalaManurung,2004.Teori
Ekonomi Makro Suatu Pengantar, Jakarta: LP-FEUI
https://yuniariani37.wordpress.com/2014/07/07/pdb-pertumbuhan-dan-perubahan-struktur-ekonomi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar